Kelinci Blanc de Hotot

asal-usul kelinci blanc de hototKelinci Blanc de Hotot - Kelinci ini berasal dari Perancis, dan merupakan "mbah-nya" dari semua jenis kelinci Hotot yang ada. Kelinci ini diciptakan oleh seorang peternak besar jenis kelinci Flemish Giant dan Checkered Giant bernama Madame Eugenie Bernhardt sekitar th.1902. Dia adalah satu dari sangat sedikit wanita pada masa itu yang berhasil menciptakan jenis kelinci baru.

Tujuan kelinci ini diciptakan adalah untuk multi tujuan, yaitu untuk kualitas daging, fur, dan kontes. Awalnya Madame Bernhardt mencoba menyilangkan Papillions dengan berbagai kelinci warna putih yang ada pada masa itu antara lain White Vienna dan White Flemish Giant. Namun hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan yang dia harapkan.

Setelah mendapatkan saran dari Jeanne J. Lemarie ( pencipta Himalayan Besar ) akhirnya Madame Bernhardt bereksperimen hanya dengan menggunakan kelinci jenis Giant Papillion Francais. Melalui proses seleksi yang sangat ketat dan waktu bertahun-tahun, akhirnya terciptalah kelinci cantik yang kita kenal dengan sebutan Blanc de Hotot ini.

Standarisasi Kelinci Blanc de Hotot

Kelinci Hotot ini pertama kali dipertontonkan pada th.1920 pada pameran Exposition Internationale d'Aviculture di Paris. Standar yang ditetapkan oleh Madame Bernhardt akhirnya mendapatkan pengakuan dari Komisi Standarisasi Perancis pada 13 Oktober 1922. Pada th.1927, kelinci Hotot ini diimpor oleh beberapa peternak di Swis dan menjadi sangat populer disana. Kemudian pada th.1930 kelinci ini dibawa ke Jerman dan diternakkan secara besar-besaran sebagai penghasil daging.

Dilain pihak, tepatnya di Belanda. Seorang peternak bernama L. Hamaker de Haarlem mencoba menciptakan ulang jenis kelinci ini dengan menyilangkan Lorrains dan Charlie English Spot. Hal ini dipublikasikan pada 31 Mei 1955, yang telah dikonfirmasikan menggunakan cara yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Madame Bernhardt. Selanjutnya kelinci ini menyebar hingga kemana-mana termasuk negara tecinta kita Indonesia.

Kelinci Dwarf Hotot ( Eyes of the Fancy )

Kelinci Dwarf Hotot ( Eyes of the Fancy )

Kelinci Dwarf Hotot (Eyes of The Fancy) - Mungkin sebagian besar pecinta kelinci sudah mengenal jenis kelinci yang cantik ini. Namun agaknya belum banyak yang tau bila kelinci Hotot itu sendiri terdiri dari setidaknya dua varietas yang diakui di sebagian besar negara di dunia. Mengapa saya bilang begitu? Karena sering saya menemui penjual maupun penghobi yang mengatakan bahwa kelincinya adalah Dwarf Hotot, padahal jika dibandingkan dengan standar yang dipakai di Amerika atau negara-negara di Eropa, kelinci tersebut sama sekali tidak sesuai dengan standar. Disini saya akan mencoba menjelaskan seperti apa sih sebenarnya kelinci Dwarf Hotot itu.

Sejarah Kelinci Dwarf Hotot


dwarf hotot (eyes of the fancy)Jenis kelinci ini aslinya berasal dari negara Jerman. Awalnya dikembangkan secara terpisah pada awal th.1970-an di Jerman Barat dan Jerman Timur, namun kemudian saling disilangkan untuk mendapatkan keturunan yang lebih sempurna. Kelinci ini didapatkan dengan menyilangkan kelinci ND black, kelinci Blanc de Hotot, dan kelinci ND REW (red eye white). Namun persilangan ini tidaklah mudah dan membutuhkan waktu agak lama untuk mendapatkan hasil yang benar-benar sempurna.

Awalnya kelinci-kelinci yang dihasilkan masih mempunyai warna hitam pada bagian telinga dan terkadang titik-titik hitam pada bagian belakang tubuhnya. Namun dengan proses seleksi yang ketat akhirnya didapatkan kelinci jenis Dwarf Hotot seperti yang kita ketahui sekarang. Kelinci ini pertama kali diperkenalkan th.1981 pada Konvensi ARBA di Syracuse, New York. Dan akhirnya kelinci ini mendapat pengakuan dari ARBA sebagai jenis baru pada th.1984 dengan julukan "Eyes of the Fancy".

Ciri-Ciri Umum Kelinci Dwarf Hotot

Ciri-ciri kelinci Dwarf Hotot yang bagus adalah mempunyai badan yang kecil dan kompak, kepala bundar, tidak terlihat leher, mata bundar tebal dan bercahaya, telinga pendek, helai bulunya agak besar namun padat dan sangat lembut, warna bulunya harus putih bersih seluruh tubuh kecuali yang melingkari mata, warna mata adalah coklat gelap. Berat maksimal yang diakui untuk kelinci jenis Dwarf Hotot ini adalah 1,36 kg, dan berat idealnya adalah 1,13 kg.

Pneumonia Pada Kelinci

Pneumonia Pada Kelinci - Penyakit ini juga biasa dikenal dengan nama radang paru. Sesuai dengan namanya, maka penyakit kelinci yang satu ini menyerang paru-paru kelinci. Penyebab penyakit ini adalah sejenis kuman yang bernama Pasteurella Multocida. Penyakit radang paru pada kelinci sangat susah untuk disembuhkan, dan menjadi salah satu penyebab kematian kelinci, kecuali jika kelinci segera diobati saat gejala masih dalam tahap permulaan.

Penyebab Pneumonia Pada Kelinci

Perubahan cuaca yang ekstrim, kelinci terkena angin langsung, udara kandang yang lembab, dan pakan yang kurang bergizi dipercaya sebagai penyebab utama kelinci terserang penyakit ini.

kelinci yang terserang radang paru

Gejala dan Pengobatan Radang Paru Pada Kelinci

Gejalanya :
Kelinci kurang nafsu makan, selalu merasa haus, napas sesak sehingga kelinci sering mengangkat kepala tinggi-tinggi, hidung keluar nanah, suhu badan dingin, mata dan telinga kelinci berwarna kebiru-biruan, kotorannya encer/mencret yang terkadang disertai nanah.

Pengobatannya :
Jika gejala awal sudah terlihat sebaiknya kelinci harus segera diobati. Caranya yaitu dengan menyuntikan Oxylin 0,1 - 0,2 ml/kg berat kelinci, Penicillin 10.000 unit/5 -6 kg berat kelinci, atau Sulfa Strong 0,5 - 5 ml/kg berat kelinci.

Musim pancaroba adalah saat dimana anda harus LEBIH memperhatikan kesehatan kelinci-kelinci kesayangan anda! Lebih baik mencegah daripada mengobati, karena radang paru ini sangat susah untuk disembuhkan.

Penyakit

More »

Pemeliharaan

More »